Selasa, 19 Juli 2011

Mustika Sebut 3 Nama Pemain Muda Untuk Persib



Ada 3 pemain muda lulusan Maung Ngora yang layak masuk skuad Persib musim depan. Rian Permana, Sigit Hermawan, dan Anggi Indra adalah nama-nama yang disebut Mustika Hadi sebagai pemain dengan potensi besar.

Bersama Munadi, Agung, Diaz, dan Rendi, ketiga pemain tersebut adalah lulusan Persib U-21 yang berhasil mempersembahkan gelar juara bagi kota Bandung tahun 2010. Hanya karena tidak dipanggil ke senior, maka selain Anggi yang masih dipakai Persib U-21, dua pemain lain menimba ilmu di klub luar.

Rian Permana musim lalu berkostum Persiku Kudus dan saat ini sudah bebas kontrak. Pemain yang berposisi sebagai stoper ini disebut Mustika mempunyai keuletan dan juga ketenangan bermain yang dibutuhkan seorang pemain belakang.

Lalu penyerang muda berbakat, Sigit Hermawan. Ia dinilai bisa bersaing dengan Airlangga Sucipto sebagai penyerang Persib. Pemain yang kabarnya akan diperpanjang kontraknya oleh Persija Jakarta ini mempunyai karakter yang kuat didalam kotak penalti. Ia juga punya kecepatan dan determinasi tinggi.

Sedangkan Anggi Indra selain biasa bermain di posisi full back kanan, ia juga cukup tangguh jika dimainkan di posisi bek tengah. Sebab Anggi didukung oleh fisik yang prima. Kelugasannya dalam menghalau bola pun tidak diragukan. Anggi bisa dijadikan pelapis Gilang Angga.

Selama karir kepelatihannya, Mustika Hadi memang terkenal peduli dengan pemain-pemain muda. Ia menyebut dirinya sebagai pelatih amatir yang bertujuan untuk membentuk seorang pemain profesional. Di bawah arahannya Persib U-21 secara permainan sangat meyakinkan. Dengan formasi modern 4-4-2 yang terkadang berubah menjadi 4-2-3-1, mereka merebut gelar juara sekaligus membawa Munadi sebagai pemain terbaik LSI U-21 musim 2009/2010.

Mustika mengatakan, bahwa secara kemampuan, tim mudanya saat itu bisa dibilang sudah mentok. Maka yang diperlukan oleh pemain-pemain potensial tersebut adalah naik ke kelas untuk mendongkrak performanya. Cara yang paling pas adalah dengan kebijakan rotasi. Hal ini juga dipercaya bisa membantu stabilitas permainan tim.

“Pemain muda ini harus dimainkan sebagai rotasi ketika klub bermain maraton misalnya tiga kali seminggu. Itu juga untuk recovery pemain senior supaya tidak kendor. Sehingga performa tim secara keseluruhan terjaga,” kata Mustika.

Jika Persib memang berniat melakukan pembinaan, Mustika mengatakan bahwa stok pemain muda berbakat di Bandung sebenarnya melimpah. Ia bercerita suka melihat pemain-pemain dari daerah lain di Jawa Tengah dan Timur, dan menurutnya kualitas mereka tidak lebih baik dari pemain-pemain muda Bandung.

Yang menjadi pertanyaannya adalah mengapa pemain muda di Jawa Tengah dan Timur bisa lebih banyak yang berkembang. Sedangkan pemain muda Bandung sedikit.

“Pemain sekelas Nova, Maman, dan Hariono, di Bandung banyak yang punya potensi seperti itu. Tinggal kasih kesempatan pemain muda sini untuk berkembang. Lihat M Agung, ia dimainkan di stoper ternyata bisa bagus, padahal posisi itu bukan spesialisasi. Itu ia mulai dari nol,” jelas Mustika.

“Kalau saya jujur banyak yg layak dikasih kesempatan. Fedinand saja disini dianggap mentah tapi diluar dia dianggap matang hingga dikasih kesempatan. Terbukti sekarang ia dipanggil timnas senior,” lanjutnya.

0 komentar: