Selasa, 19 Juli 2011
Pada gelaran Liga Super Indonesia musim 2010-2011, Persib Bandung menjadi klub yang pertandingannya paling banyak disiarkan ANTV sebagai media partner PT. Liga Indonesia. Dengan jumlah 26 siaran langsung dari total 28 pertandingan yang dijalani selama Liga Super Indonesia musim 2010-2011, Persib memperpanjang prestasi sejak bergulirnya Liga Super Indonesia.
Bahkan di putaran kedua, setiap Persib tampil, maka bobotoh bisa dimanjakan dengan siaran langsungnya, baik kandang ataupun tandang. Hanya 2 pertandingan di pulau Papua pada putaran pertama saja pertandingan Persib tidak disiarkan ANTV.
Tak lupa, Farhan juga mengumumkan kabar baik bagi Persib perihal hak siar untuk Liga Super Indonesia musim 2011/12. Musim depan, ANTV menaikan bayaran untuk hak siar pertandingan-pertandingan Persib.
Wakil Direktur Utama PT.PBB, M Farhan.
“Alhamdulillah, untuk hak siar musim depan ada kenaikan sekitar 10 persen dari ANTV. Lumayan lah,” kata Farhan saat dihubungi Simamaung.
Sepengetahuan Farhan, tidak seluruh klub yang mendapatkan kenaikan fee tersebut. Hanya klub-klub dengan nilai jual yang tinggi seperti Persib yang mengalaminya. Kenaikan untuk klub ini sendiri dinilainya sangat wajar jika melihat penghasilan ANTV dari iklan secara keseluruhan.
Dengan nilai jual dan potensi yang dimiliki Maung Bandung, bukan tidak mungkin klub kebanggaan Jawa Barat ini bisa bernegosiasi tentang hak siar pertandingan seperti yang terjadi di liga-liga eropa. Tapi Farhan belum bisa menyetujuinya.
Pengelolaan administrasi yang masih kacau balau pada klub-klub di Liga Super menjadi alasannya.
Berdasarkan pengakuan dari departemen keuangan PT Liga Indonesia kepadanya, bahwa hanya Persib Bandung yang secara rutin melakukan invoice atau penagihan hak siar dengan cara yang benar.
“Kebayang, hanya Persib yang punya satu nomor rekening perusahaan dan disertai invoice pajak. Yang lain belum ada,” kata Farhan dari ujung telepon.
“Jadi bagaimana mungkin bisa melakukan negosiasi hak siar kalau misalnya secara administrasi klub saja kita masih belum benar,” lanjutnya.
Tanpa bermaksud sombong, Jika dilihat dari segala sisi, Farhan mengatakan bahwa saat ini memang Persib lah yang paling siap untuk dijual di televisi. “Kita secara administratif sangat beres, jumlah pertandingan yang disiarkan langsung lebih banyak, serta sharing dan ratingnya diatas rata-rata,” katanya lagi.
Diposting oleh Mohamad Ramdhan di 07.52
Label: Berita Persib
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar