Selasa, 19 Juli 2011

Program Pembinaan Pemain Muda Harus Didukung Regulasi



Ditemui ketika sedang memantau pertandingan Persib Bandung U-17 melawan Bandung Barat FC, mantan pelatih Persib U-21 2009-2010 Mustika Hadi menyambut baik misi dan wacana Ketua Umum PSSI yang baru yang akan lebih meningkatkan program pembinaan pemain muda serta akan mengurangi kuota pemain asing di Liga Super dan Divisi Utama.

“Kalau saya menilai, wacana itu bagus. Kesempatan pemain lokal binaan lebih besar kalau punya kebijaksanaan seperti itu. Akhirnya juga akan menunjang ke timnas,” kata Mustika Hadi di lapangan Brigif sore ini.

Pelatih yang berhasil membentuk pemain-pemain muda Persib seperti Munadi, M Agung Pribadi, Diaz Angga, dan Rendi Saputra ini mengatakan bahwa selain memperbanyak turnamen usia muda yang berjenjang, untuk menyukseskan program-program PSSI tersebut, maka harus dibuat semacam aturan tertulis yang menyatakan bahwa setiap klub wajib memainkan pemain muda usia dibawah 21 tahun dalam starting lineup di setiap kompetisi.

“Contohnya, terbitkan peraturan yang mengharuskan klub-klub di Liga Super untuk memainkan 1 atau 2 pemain muda disetiap pertandingan. Sedangkan di divisi utama 3 orang. Dan seterusnya,” usul pelatih yang pernah membawa Persib Bandung sebagai juara LSI U-21 tersebut.

Selama ini, walau sudah ada peningkatan dalam penggunaan pemain muda di klub-klub Liga Super, namun jika dilihat dari kesempatan bermain, sesungguhnya para pemain muda tersebut layak untuk mendapatkan menit yang lebih banyak.

Menurutnya, sayang jika potensi dan semangat yang ada didalam diri pemain muda tidak terus terasah sebab jarang mendapat pengalaman bertanding. Padahal, yang dibutuhkan oleh pemain muda untuk meningkatkan kemampuannya hanyalah kesempatan bermain.

“Jangan sampai pensiun di cadangan terus. Kalau seperti itu secara tidak disadari pelatih dan manajer ikut membunuh karir pemain,” tambah pelatih yang mengaku kadang suka sedih jika melihat banyak mantan pemainnya yang hanya menjadi pelengkap di Persib senior.

0 komentar: